Penghalang Doa

Pernah suatu saat saya tidak sengaja mendengarkan pembicaraan orang dan salah seorang diantaranya mempertanyatakan tentang Kemahatahuan Alloh sehingga kenapa manusia mesti berdoa. Dan memang benar, Alloh itu Maha Tahu dan tidak ada yang lebih tahu selain Alloh. Tidak yang dhohir yang batin pun Alloh tahu. Namun begitu, berdoa tetap menjadi keharusan bagi setiap muslim, karena perintah berdoa sendiri terdapat dalam Al-Quran kurang lebih artinya "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina" surat Al-Ghofir ayat 65. Pada ayat tersebut, berdoa dikaitkan dengan kesombongan. Karena orang yang tidak mau berdoa kepada Alloh berarti dia telah berlaku sombong. Dalam ayat tersebut, Alloh akan memperkenankan doa bagi setiap hambanya yang berdoa, memperkenankan berarti akan mengabulkan doa hamba Nya.

Ada 3 cara Alloh memperkenankan doa hamba Nya
1. Dengan mengabulkan doa sesuai dengan apa yang diminta oleh hambaNya;
2. Dengan mengabulkan doa sesuai dengan nilai dari apa yang diminta oleh hambaNya;
3. Dengan mengabulkan doa nanti di akhirat.

Namun, ada beberapa sebab kenapa doa yang kita panjatkan tidak sampai ke Alloh. Ada 6 sebab kenapa doa menjadi terhalang:

1. Makanan, minuman  dan pakaian yang haram
Sudah diketahui bahwa ada beberapa makanan yang tidak boleh dimakan karena mengandung keharaman seperti daging babi, daging anjing, daging yang tidak disembelih dengan menyebut nama Alloh, dll. Minuman yang haram seperti khamr yang menyebabkan mabuk jika dikonsumsi. Namun makanan yang zatnya halal bisa juga menjadi haram karena cara mendapatkannya secara haram pula. Dan ini pula yang menyebabkan pakaian haram jika cara mendapatkannya dengan cara yang haram. مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوْا صَالِحاً إِنِّي بِمَا تَعْمَلُوْنَ عَلِيْمٌ } وَقَالَ { يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا كُلُوْا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكمْ } ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيْلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاء يَا رَبِّ يَا رَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِيَ بِاْلحَرَامِ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ ؟ 
“Wahai manusia, sesungguhnya Allah ta’ala adalah Maha Baik, tidak menerima kecuali yang baik, dan sesungguhnya Allah memerintahkan kepada para Rasul. Allah ta’ala berfirman : “Hai Rasul-Rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang shalih” (QS. Al-Mu’minuun : 51). Dan Allah berfirman : “Hai orang-orang yang beriman, makanlah dari rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu” (QS. Al-Baqarah : 172). Kemudian Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menceritakan seorang laki-laki yang melakukan perjalanan jauh, rambutnya kusut dan berdebu lalu menengadahkan kedua tangannya ke langit seraya berkata,”Ya Rabb..ya Rabb…”, sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya dari yang haram, dicukupi dari yang haram, maka bagaimana mungkin dikabulkan doanya?” [Diriwayatkan oleh Muslim no. 1015].

2. Melakukan maksiat dari apa yang diharamkan oleh Alloh.
Ada banyak sekali hal-hal yang diharamkan oleh Alloh seperti minum khamr, berjudi, mengundi nasib, mencuri, berbohong, zina jika salah satu kita kerjakan maka akan menghalangi doa kita kepada Alloh. Maksiat adalah penutup jalan doa. 

3. Meminta agar doanya cepat-cepat dikabulkan
Manusia hanya berusaha dan berdoa, hak prerogatif untuk mengabulkannya ada di tangan Alloh. Adalah terserah Alloh apakah mau mengabulkan doa kita secara cepat atau lambat. Banyak kita temui disekitar kita, Alloh mengabulkan doa ada yang cepat ada yang lambat. Bisa pada saat itu seseorang berdoa dan Alloh langsung mengabulkan. Doa yang dipanjatkan pada 10 tahun yang lalu, baru dikabulkan pada saat sekarang.

4. Meninggalkan kewajiban yang diwajibkan oleh Alloh
Alloh mewajibkan setiap muslim untuk melakukan sholat, puasa, zakat bagi yang mampu dan juga haji bagi yang mampu. Sangat tidak patuh bagi hamba yang sudah diwajibkan tetapi tidak melaksanakannya.

5. Berdoa yang berisi maksiat dan pemutusan tali silaturahim
Alloh melarang maksiat dan pemutusan tali silaturahim, bagaimana mungkin Alloh akan mengabulkan doa yang berisi kemaksiatan dan pemutusan tali silaturahim.

6.Tidak bersungguh-sungguh dalam berdoa
Segala sesuatu yang dilakukan dengan sungguh-sungguh pasti akan menghasilkan apa yang diinginkan oleh orang tersebut. Begitu juga dengan doa, Alloh lebih melihat orang yang berdoa dengan penuh kesungguhan.
ادْعُوْا اللهَ وَأَنْتُمْ مُوْقِنُوْنَ بِاْلإِجَابَةِ وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ لا يَسْتَجِيْبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لاهٍ
“Berdoalah kepada Allah dan kamu yakin akan dikabulkan. Ketahuilah bahwa Allah tidak akan mengabulkan doa orang yang hatinya lalai dan tidak khusyu’ “ [Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi no. 3479 dan Al-Hakim no. 1817; hasan lighairihi].


0 Response to "Penghalang Doa"

Post a Comment