Bot, Pengunjung Website Bukan Manusia

Website seperti hanya sebuah rumah atau toko atau sekolahan. Ramai tidaknya tamu atau pengunjung ditentukan dari statistik kunjungan yang ada di website tersebut. Website yang baik tentu yang memiliki jumlah kunjungan yang banyak. Apalagi jika lebih dari 1000 kunjungan per harinya, merupakan sesuatu yang sangat menyenangkan bagi pemilik website.

Namun ternyata, beberapa atau bahkan banyak pengunjung atau tamu website tersebut disinyalir sebagai robot atau lebih dikenal dengan bot. Bot ini melakukan kerja secara otomotis tanpa ada interaksi dari manusia. Biasanya dilakukan melalui mesin pencari seperti google, yahoo, altavista dan lain-lain.

Baru baru ini telah dilakukan penelitian yang dilakukan oleh Incapsula yaitu dengan memonitor terhadap 20 ribu website selama 3 bulan. Hasil penelitian tersebut memberikan suatu kesimpulan bahwa sekitar 61,5 persen lalu lintas internet dilakukan oleh bot. Dan ternyata lebih tinggi dari tahun 2012 sekitar 51 persen.  Ternyata ditemukan adanya bot baik dan bot jahat. Dari 61,5 persen tersebut, 31 persen berasal dari google dan bing dengan bot baiknya, dan 30,5 persen lainnya mengandung bot jahat atau malicious dan termasuk scrapper yang akan mencari dan mencuri data email.

Ada lagi yaitu bot hacker yang akan mengambil alih website dan atau menyebarkan malware, dan juga bot lain yang berusaha mengurangi bandwith suatu situs tertentu.

Disisi lain ada penurunan dari jumlah spam, seperti yang diungkap oleh Cisco pada Maret 2013. Lebih lanjut lagi oleh Neo Win dari kompas yang memberikan informasi bahwa ktivitas bot spam telah berkurang hingga 75 persen, dan kini hanya mencapai 0,5 persen dari semua lalu-lintas web. Hal ini dikarenakan adanya algoritma google untuk mengurangi dan membatasi spam secara otomatis.

0 Response to "Bot, Pengunjung Website Bukan Manusia"

Post a Comment